Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Penyebab Penyakit Rematik


Berikut gejala yang sering terjadi pada penyakit rematik :
1. Nyeri pada anggota gerak
Rasa nyeri pada anggota gerak merupakan keluhan utama para penderita rematik. Biasanya, rasa nyeri timbul ketika melakukan geraka tertentu atau setelah melakukan aktivitas. Nyeri juga dapat timbul ketika istirahat yang tidak ada hubungan dengan masa gerakan sebelumnya, atau pada pagi hari ketika bangun tidur. Rasa nyeri tersebut tidak hanya dipersendian, tetapi juga menyebar hingga ke semua ke seluruh tubuh. Nyeri yang menjalar secara tajam ke seluruh tubuh menandakan nyeri saraf.

2. Kelemahan otot
Pada umumnya, gejala yang mengiringi nyeri adalah otot-otot terasa capek dan lemah. Dalam waktu yang lama kelemahan otot tersebut dapat menimbulkan atrofi (pengecilan) otot yang bersangkutan. Dalam hal ini disebabkan oleh proses rematismus yang berjalan cukup lama. Jaringan yang terkena proses patologik, yaitu saraf pergerakan (saraf motorik) atau otot.

3. Peradangan dan bengkak pada sendi
Jika sendi mengalami peradangan maka sendi akan membengkak, warna kulit terlihat memerah, nyeri dan terasa panas setempat dan sakit jika diraba. Terkadang, pada kulit akan timbul bercak-bercak dan jika ditekan agak nyeri

4. Kekakuan sendi
Persendian yang terkena rematik menjadi kaku dan susah digerakkan. Namun, kekakuan juga dapat disebabkan oleh otot yang tegang secara berkesinambungan.

5. Kejang atau kontraksi otot
Saat kejang, otot-otot menggumpal dan terasa sebagai benjolan yang keras. Dengan mengurut dan menggerakkan anggota tubuh, dapat membantu meredakan kontraksi otot yang tegang dan keras.

6. Gangguan fungsi
Lambat laun, rasa nyeri, kekakuan, dan kelemahan otot akan berpengaruh dalam melakukan aktivitas keseharian. Gangguan fungsi tersebut dapat mematahkan semangat kebanyakan penderita rematik. Gangguan fungsi tersebut sering menjadi keluhan utama penderita rematik, seperti tidak dapat berjalan karena lutut atau tumit sakit, atau tidak bisa berbalik karena pinggang terasa sakit.

7. Sendi Berbunyi (Krepitasi)
Sebagian orang usia muda dapat menghasilkan bunyi-bunyian jika menekukkan persendian pada jari-jari tangan, kaki, atau yang lainnya. Meskipun demikian, bukan berarti mereka itu akan terkena rematik.Pada penyakit rematik, dapat dirasakan adanya bunyi berderak yang dapat diraba dan didengar

8. Sendi Goyah
Sendi yang posisi nya goyah dapat terjadi karena kerusakan rawan sendi atau ligamen yang robek. Selain itu, dapat disebabkan juga karena adanya peradangan atau trauma pada ligamen dan kapsul sendi.

9. Timbulnya Perubahan Bentuk
Rematik yang parah dapat menyebabkan perubahan bentuk organ tubuh atau kecacatan. Kelainan ini hanya terjadi pada jenis rematik tertentu terutama pada rematik sendi (artikuler), seperti rheumatoid arthritis, gout, dan osteoarthritis. Biasanya, perubahan bentuk terjadi pada sendi-sendi jari tangan dan sendi antar ruas jari yang terlihat bengkak dan bentuknya berubah. Osteoarthritis yang menyerang sendi lutut kadang dapat menyebabkan kaki berubah bentuk menjadi O. Sendi-sendi yang terserang rheumatoid arthritis dapat berubah menjadi bengkok. Sendi yang terserang gout menimbulkan tonjolan yang disebut dengan tofus.

10. Timbul Benjolan/Nodul
Umumnya, benjolan timbul pada rematik gout kronis, disebut tofus. Tofus merupakan endapan seperti kapur di bawah kulit atau di dalam sendi yang menandakan adanya pengendapan asam urat. Pada rheumatoid arthritis, juga dapat timbul benjolan yang disebut nodul reumatoid, yaitu massa berbentuk bundar atau oval yang tidak lunak di bawah kulit. Benjolan kecil yang timbul pada sendi antar ruas jari tangan paling ujung disebut nodus herberden atau benjolan heberden.
Selain menyerang persendian, penyakit rematik juga menyerang otot dan urat. Pengobatan pada penderita rematik secara umum ditujukan untuk menghilangkan / mengurangi rasa nyeri, menghilangkan gejala inflamasi (peradangan), dan mencegah terjadinya deformitas (perubahan bentuk) dan memelihara fungsi persendian agar tetap dalam keadaan baik.
“Pemilihan obat harus cermat, sesuai kondisi masing-masing pasien, jangan diobati sendiri,” kata dr. Handono Kalim, SpPDKR, Ketua Indonesian Rheumatology Association (IRA).
Sayangnya di masyarakat berkembang sejumlah mitos tentang rematik. Perkumpulan Masyarakat Peduli Rematik Indonesia (Permari) mencatat ada lima mitos yang berkembang di masyarakat.
1. Semua rematik disebabkan asam urat.
Tidak semua rematik disebabkan asam urat. Kasus rematik karena asam urat hanya ditemukan lima persen dari berbagai jenis rematik.
2. Peninggian asam urat akan menyebabkan rematik.
Asam urat dapat menyebabkan gangguan sendi, yang berakibat rematik. Tetapi rematiknya bisa diobati agar sendi-sendi tidak sakit atau ngilu. Jadi peninggian asam urat tidak berpengaruh pada rematik.
3. Udara dingin, mandi malam, kangkung, bayam, dan kacang-kacangan menyebabkan rematik.
Ini semua hanya mitos. Seperti halnya, mandi malam. Ketika kita mandi malam terasa dingin dan ngilu (linu) merupakan hal wajar. Linu yang merasakan adalah saraf. Saraf ini mengenali nyeri, dan pada suhu dingin ambang kepekaan saraf menurun. Jika mandi malam terasa dingin lalu nyeri atau ngilu karena kepekaan saraf menurun.
4. Rematik dapat diobati dengan menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Pengobatan asam urat dan rematik berbeda. Pengobatan asam urat lebih kepada penurunan kadar asam urat itu sendiri, sedangkan rematik pada sendi.
5. Penyakit rematik hanya menyerang usia tua.
Rematik tidak hanya menyerang usia tua. Rematik dapat menyerang laki-laki dan perempuan usia produktif, mulai 25 tahun.

Dari berbagai sumber

Share:
Read More

Bahaya dan Manfaat Umbi Gadung


Di Indonesia, tumbuhan ini memiliki nama seperti janèng (Aceh), bitule (Gorontalo), gadu (Bima), gadung (BaliJawaMaduraSunda) iwi (Sumba), kapak (Sasak), salapa (Bugis) dan sikapa (Makassar). Gadung terkenal beracun dan mengandung alkaloid dioskorina (dioscorine) yang menyebabkan pusing-pusing. Umbi ini digunakan sebagai racun ikan atau mata panah. Sepotong umbi sebesar apel cukup untuk membunuh seorang pria dalam waktu 6 jam. Efek pertama berupa rasa tidak nyaman di tenggorokan, yang berangsur menjadi rasa terbakar, diikuti oleh pusing, muntah darah, rasa tercekik, mengantuk dan kelelahan. Perlu pengolahan yang bener untuk dapat menghilangkan racun yang ada di umbi gadung,
Cara pengolaha umbi gadung di beberapa tempat biasanya setelah umbi gadung dikupas dan dipotong kecil kemudian di cuci dan di rendam di sungai dengan air yang mengalir untuk menghilangkan racun yang ada didalamnya.

Selain bahaya umbi gadung juga banyak menyimpan manfaat, beberapa diantaranya adalah :


1.       Sebagai bahan makanan pokok
Manfaat pertama dari gadung adalah sebagai salah satu sumber utama dari makanan pokok, dan juga dapat dijadikan sebagai salah satu pengganti nasi. Meskipun memiliki racun, namun demikian, racun dari umbi gadung dapat di netralisir apabila diolah dengan baik. Maka, gadung dapat dibuat menjadi salah satu sumber makanan pokok pengganti nasi yang nikmat, gurih, dan juga lezat.

2.       Sebagai tambahan energi dan kalori
Dengan mengkonsumsi gadung, anda akan memperoleh energy yang besar. Hal ini disebabkan karena, sebagai salah satu jenis umbi – umbian, gadung memilik ikandungan kalori yang tinggi. Kandungan kalori yang tinggi inilah yang dapat memberikan energy lebih bagi tubuh kita dalam melakukan aktivitas kita sehari – hari. Selain itu, kandungan kalori pada gadung juga hampir mirip dengan kandungan kalori pada umbi – umbian lainnya, seperti singkong, talas dan juga kentang.

3.       Sebagai camilan (olahan keripik)
Bagi anda yang senang dengan aneka camilan, terutama untuk menemani santai anda di sore hari dan juga hari libur, anda dapat mencoba gadung sebagai camilan. Saat ini, gadung sudah banyak diolah dalam bentuk keripik, sama seperti talas, singkong, kentang dan jenis umbi – umbian lainnya. Biasanya, olahan keripik dari umbi jenis gadung dan semacamnya memiliki rasa yang asin dan juga gurih, sehingga sangat nikmat untuk disantap.
4.       Sebagai pestisida dan insektisida
Merupakan salah satu manfaat dari tanaman gadung yang saat ini sering digunakan dalam pertanian. Ya, sifat alami dari gadung yang memang memiliki racun, membuat tanaman umbi – umbuan ini menjadi salah satu bahan baku dari pembuatan pestisida dan juga insektisida, terutama pada perkebunan. Dengan menggunakan tanaman gadung sebagai bahan baku, maka para hama yang ada di kebun, terutama tikus, dapat dibasmi dengan mudah, sehingga tanaman perkebunan akan aman dari gangguan hama.

5.       Dapat menyembuhkan reumatik

Ternyata, meskipun beracun, tanaman gadung memiliki manfaat yan gbaik untuk menyebuhkan reumatik. Ya, reumatik merupakan salah satu jenis penyakit generative, yang muncul seiring dengan bertambahnya usia. Dengan mengkonsumsi gadung, maka gejala – gejala dari penyakit reumatik yang sering muncul dapat dicegah dan juga dapat sembuh sehingga anda tidak akan repot lagi berurusan dengan reumatik.

5.       Dapat menyembuhkan kejang pada perut
Gadung juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehtan lambung kita. Disinyalir bahwa, gadung dapat membantu mencegah dan menyembuhkan gejala kejang – kejang otot pada bagian perut. Kejang – kejang pada otot bagian perut ini sangatlah mengganggu, karena akan menyebabkan bagian perut menjadi sangat sakit dan juga menyiksa, serta dapat mengganggu kelancaran dari proses pencernaan di dalam tubuh.

6.       Menyembuhkan luka bernanah
Gadung juga dapat membantu untuk menyembuhkan luka bernanah. Cara yang paling mudah adalah anda cukup menempelkan umbi gadung pada bagian luka yang bernanah. Hal ini dapat membantu mempercepat penyembuhan pada luka yang bernanah.
7.       Menurunkan kadar kolestrol
Yap, bagi anda yang memilki gejala penyakit kolestrol, yaitu kadar kolestrol jahat yang tinggi, tanamn umbi gadung dapat membantu anda. gadung memiliki sifat alami yang mampu mengontrol dan juga menurunkan kadar kolestrol jahat di dalam tubuh anda, sehingga aman untuk dionsumsi oleh anda yang memiliki gangguan pada kadar olestrol di dalam tubuh.

8.       Sebagai arak (hasil fermentasi)
Gadung juga sering dimanfaatkan untuk pembuatan arak melali proses fermentasi.

9.       Penyembuhan penyakit kusta
Salah satu jenis penyakit kulit yan gmungkin mengerikan adalah penyakit kusta. Namun demikian, tidak perlu takut, karena gejala penyakit kusta ini dapat disembuhkan, atau paling tidak diminimalisir gejalanya dengan menggunakan umbi gadung.

10.   Sebagai racun pada mata kail
Manfaat gadung yang terakhir adalah sebagai salah satu racun pada mata kail. Hal ini memanfaatkan sifat racun yang dimiliki oleh gadung, sehingga sering dimanfaatkan untuk memancing. Selain memancing, racun pada gadung ini juga sering dioleskan pada mata panah, yang ditujukan untuk perburuan bintang liar di hutan. Dengan menggunakan mata pancing dan juga mata panah yang sudah diberi racun dari gadung, maka hewan – hewan akan lebih mudah untuk dilumpuhkan.

11.   Penyembuhan penyakit kusta
Salah satu jenis penyakit kulit yan gmungkin mengerikan adalah penyakit kusta. Namun demikian, tidak perlu takut, karena gejala penyakit kusta ini dapat disembuhkan, atau paling tidak diminimalisir gejalanya dengan menggunakan umbi gadung.

12.   Sebagai racun pada mata kail

Manfaat gadung yang terakhir adalah sebagai salah satu racun pada mata kail. Hal ini memanfaatkan sifat racun yang dimiliki oleh gadung, sehingga sering dimanfaatkan untuk memancing. Selain memancing, racun pada gadung ini juga sering dioleskan pada mata panah, yang ditujukan untuk perburuan bintang liar di hutan. Dengan menggunakan mata pancing dan juga mata panah yang sudah diberi racun dari gadung, maka hewan – hewan akan lebih mudah untuk dilumpuhkan.
Share:
Read More

Segudang Bahaya Merokok Terhadap Tubuh

 segudang bahaya merokok terhadap tubuh - alodokter
Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan peringatan “dilarang merokok”. Dua kata itu bisa dengan mudahnya dijumpai di mana saja. Sepertinya tidak mengherankan jika mengingat dampak-dampak negatif yang ditimbulkan akibat merokok pada tubuh Anda.
Salah satu konsekuensi utama yang bisa Anda dapatkan dari rokok adalah menderita penyakit jantung. Diperkirakan, sebanyak 20% kematian akibat penyakit jantung terkait langsung dengan kebiasaan merokok. Kenapa rokok begitu berbahaya? Apa saja efek negatif lainnya dari rokok?
Lihat saja kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker. Bahan-bahan berbahaya pada sebatang rokok, antara lain:
  • Karbon monoksida. Zat yang kerap ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen sehingga menghalang penyediaan oksigen ke tubuh. Hal tersebut membuat Anda cepat lelah.
  • Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.
  • Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.
  • Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.
Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan beracun pada sebatang rokok seperti arsenic (digunakan dalam pestisida), toluene (ditemukan pada pengencer cat),formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan cadmium (digunakan untuk membuat baterai).
Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.
Saat merokok, Anda akan turut memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk tubuh, khususnya jantung. Contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang akan masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan mempercepat pembekuan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.

Otak

Merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.

Mulut dan Tenggorokan

Bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.

Paru-paru

Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel-sel pada paru-paru yang bisa membentuk sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

Lambung

Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung. Beberapa risiko penyakit yang akan dihadapi oleh seorang perokok adalah ulkus atau tukak dan kanker lambung.

Tulang

Racun pada rokok bisa merusak tulang dengan cara menghentikan kerja sel-sel konstruksi. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Racun rokok juga bisa mengganggu keseimbangan hormon-hormon yang bertugas menjaga tulang tetap kuat, seperti hormon estrogen.

Kulit

Perokok akan terlihat lebih tua ketimbang yang bukan perokok karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.

Organ Reproduksi

Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.
Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.
Memang tidak semua perokok akan meninggal karena penyakit jantung, kanker paru-paru, atau stroke, namun kebiasaan merokok bisa sangat mengganggu dan mengurangi kualitas hidup Anda sehari-hari. Efek rokok yang bisa Anda rasakan sehari-hari adalah batuk-batuk, sesak napas, lebih mudah lelah, lebih rentan terhadap infeksi, atau mengalami gangguan tidur yang ditandai dengan sulit bernapas pada malam hari kemudian merasa kelelahan di pagi hari.
Mungkin Anda sudah terbiasa mendengar bahaya merokok terhadap tubuh, namun Anda tetap tidak menghentikan kebiasaan mengisap rokok karena merasa saat ini kesehatan Anda masih baik-baik saja.
Perlu diingat, merokok sama saja seperti menabung racun pada tubuh yang sedikit demi sedikit bisa menumpuk jika dilakukan terus-menerus. Dengan begitu, risiko menderita penyakit pun akan lebih tinggi pada masa tua. Tidak hanya Anda, orang-orang terdekat pun akan merasakan efeknya karena menghirup asap rokok yang beracun.
Share:
Read More

Patah Hati Tingkatkan Risiko Kematian


Kehilangan orang yang dicintai tentu membuat patah hati. Tapi, sebuah penelitian dari  St George University of London di Inggris, menunjukkan bahwa rasa kehilangan bisa menjadi lebih dari sekadar kesedihan.
Risiko stroke atau serangan jantung akan meningkat dua kali lipat, 30 hari setelah kematian pasangan. Penelitian ini pernah diterbitkan oleh  Journal of American Medical Association Maret 2014.

Para peneliti mencatat bahwa, kadang-kadang, kesedihan dapat menyebabkan stres fisik tambahan dan juga bisa membuat orang kehilangan minat untuk makan atau lupa untuk minum obat.

Untuk menyelidiki kematian sebagai faktor risiko  masalah jantung, tim peneliti menilai tingkat stroke atau serangan jantung pada pasien di atas usia 60 yang pasangannya meninggal, kemudian dibandingkan dengan yang individu yang pasangannya masih hidup.

Secara total, ada 30.447 orang dalam studi yang pasangannya meninggal dan 83.588 yang pasangannya masih hidup.

Para peneliti menemukan, bahwa 16 per 10.000 orang yang pasangannya meninggal dunia mengalami stroke dalam waktu 30 hari setelah kematian pasangannya.

Angka ini dua kali lipat dibandingkan dengan angka kasus stroke dari keseluruhan populasi yang  terkontrol, yaitu delapan per 10.000.

Dr Sunil Shah, penulis dan dosen senior di St George University of London, mengatakan, "Kita sering menggunakan istilah patah hati (broken heart) untuk menyebut rasa sakit akibat kehilangan orang yang kita cintai dan penelitian kami menunjukkan bahwa, rasa kehilangan dapat memiliki efek langsung pada kesehatan jantung (heart)."

Telah ada bukti dari studi sebelumnya  yang menunjukkan,  kehilangan pasangan dan kesedihan dapat menyebabkan perubahan dalam pembekuan darah, tekanan darah dan kontrol detak jantung, kata Dr Shah.

"Selain itu, kami juga menemukan dalam studi lain, dalam beberapa bulan pertama setelah kematian, orang mungkin tidak konsisten minum obat rutin mereka, seperti obat penurun Kolesterol atau aspirin," tambahnya. Semua hal ini berkontribusi terhadap risiko serangan jantung atau kekambuhan penyakit kardiovaskular.

Dr Iain Carey, peneliti senior di universitas yang sama mengatakan, "Kami melihat peningkatan kejadian serangan jantung atau risiko stroke dalam waktu satu bulan setelah pasangan seseorang meninggal. Nampaknya, ini adalah hasil dari respon fisiologis yang buruk  terkait kesedihan yang akut."

Dia juga menambahkan, "Pemahaman yang lebih baik dari faktor psikologis dan sosial terkait kejadian kardiovaskular akut, harus bisa mendorong kita mengupayakan pencegahan dan perawatan klinis yang lebih baik untuk orangtua kita yang sedang terguncang karena kehilangan pasangannya. "

Penelitian lain juga melaporkan, kesepian dapat meningkatkan angka kematian dini pada orang tua. Penelitian ini mengungkapkan, bahwa kesepian ekstrim hampir setara dengan status sosial ekonomi yang kurang beruntung dalam hal menjadi faktor risiko untuk kematian dini.

Peneliti juga menceritakan tentang sebuah penelitian lain yang menunjukkan, bahwa kematian orang yang dicintai di masa kecil akan memengaruhi kesehatan mental orang yang bersangkutan ketika dia dewasa.

Sumber : Kompas
Share:
Read More

Ini yang Mesti Diperhatikan Jika Ingin Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud

Kapas pembersih telinga atau cotton bud kerap digunakan untuk membersihkan telinga. Jika Anda salah satu orang yang memanfaatkan cotton bud untuk membersihkan telinga, sebaiknya perhatikan lagi penggunaan kapas tersebut.

Baru-baru ini, studi dari Henry Ford Hospital mengungkapkan bahwa menggunakan kapas pembersih telinga langsung ke bagian dalam telinga bisa meningkatkan risiko kerusakan telinga bagian dalam.

Maka dari itu, tim peneliti merekomendasikan supaya cotton bud hanya digunakan di bagian luar telinga. Sebab, gangguan di bagian dalam telinga bisa terjadi hilangnya pendengaran akibat kotoran telinga, atau yang lebih buruk yakni pecahnya gendang telinga.

"Kotoran telinga secara alami melumasi dan melindungi telinga Anda dari elemen luar," kata dermatolog Rachel Pritzker, MD seperti dikutip dari Men's Health, Selasa (6/1/2015).

Beberapa waktu lalu, seorang pria bernama Jeffret Teague mengeluh kehilangan pendengaran di telinga kirinya. Ternyata hal itu terjadi akibat efek samping ketika ia melakukan ear wax di mana kotoran telinga justru menyumbat saluran telinga Teague.

Meski demikian, Rachel menekankan bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan cotton bud. Sah-sah saja memakai cotton bud tapi sebaiknya untuk membersihkan telinga bagian luar saja.

"Penelitian merekomendasikan penggunaan peroksida dingin atau campuran cuka dan air hangat, lalu Anda teteskan menggunakan pipet 4-5 tetes untuk mengairi saluran telinga," kata Rachel.

Saat mandi, jangan lupa untuk membersihkan area luar telinga, terutama di cuping dan daun telinga. "Ketimbang Anda harus menggunakan cotton bud setiap hari, apalagi jika Anda menggunakannya untuk membersihkan bagian dalam telinga," pungkas Rachel.
Sumber
Share:
Read More

'Terdorong' Cotton Bud, Kotoran Telinga yang Kering Bisa Picu Budek


Beberapa orang cenderung malas membersihkan kotoran telinga. Kondisi kotoran telinga yang dibiarkan dan mengering disebut-sebut bisa menyumbat telinga hingga membuat orang yang bersangkutan budek.

Menanggapi hal ini, dr Darnila Fachruddin SpTHT-KL dari RS THT Bedah Prof Nizar membenarkan bahwa kotoran telinga atau disebut juga getah telinga yang kering dan makin disodok menggunakan cotton bud akan menggumpal dan masuk ke dalam telinga.

"Hal itulah yang bisa menjadi penyebab budek," ujar dokter yang juga praktik di RSB Duren Tiga, Jakarta Selatan ini dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (6/5/2015).

Meski begitu, dr Darnila menegaskan sebetulnya produksi getah pada telinga tidak bisa dihindari dan pengeluarannya juga tidak bisa dicegah. Nah, hal yang bisa dilakukan adalah menjaga 'keamanan' telinga dari trauma akibat sodokan cotton bud atau benda asing lainnya.

Baca juga: Memakai Cotton Bud Hingga Diving, 6 Hal yang Bisa Merusak Telinga Anda

Untuk mengatasi getah telinga yang kering, intinya menurut dr Darnila jangan terlalu sering dikorek-korek. Lebih baik, dibiarkan saja karena dikhawatirkan getah telinga malah menggumpal dan terdorong ke dalam jika menggunakan cotton bud. Lantas, bagaimana jika telinga kemasukan air?

"Itu sebetulnya nggak apa-apa karena air akan keluar lagi dengan sendirinya. Selama nggak ada yang menahan karena kalau ada yang menahan bisa jadi penyebab budek," lanjut dr Darnila.

Lain halnya jika ada radang pada saluran eustachius, lama-kelamaan akan mengeluarkan congek dan bisa diperbaiki dengan operasi plastik untuk membuat gendang telinga baru. Dalam keseharian, kebiasaan-kebiasaan yang memicu budek di antaranya bermain atau bekerja di tempat dengan suara keras dan bising, mendengarkan musik dengan earphone, serta pengaruh usia dan konsumsi obat yang berisiko merusak saraf, misalnya saja obat untuk darah tinggi dan diabetes.

Ini yang Mesti Diperhatikan Jika Ingin Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud

Sumber
Share:
Read More

Begini Cara Mengurangi Efek Radiasi Ponsel


Dampak radiasi ponsel masih kontroversial, ada yang mengatakan berbahaya namun tak sedikit yang kemudian membantahnya. Kalaupun benar berbahaya, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya. Ini dia caranya.

Bagi manusia moderen yang aktivitas sehari-harinya tidak mungkin lepas dari ponsel, penelitian badan organisasi dunia (WHO) pada Mei 2008 terdengar cukup menggembirakan. Dikatakan dalam kesimpulannya, penggunaan ponsel dipastikan tidak meningkatkan risiko kanker otak secara signifikan.

Namun beberapa penelitian berikutnya mengungkap bahaya lain dari radiasi ponsel. Di antaranya bisa memicu impotensi pada pria, kanker payudara pada wanita serta Gangguan Permusatan Perhatian dan Hiperaktivitas(GPPH) pada anak-anak.

Sebenarnya radiasi apa pun, besar atau kecil bisa berdampak pada tubuh manusia. Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak radiasi ponsel, seperti dikuti dari Time, Jumat (25/2/2011) sebagai berikut:

1. Gunakan perangkat tidak langsung dari ponsel seperti hands free atau bluetoothCara paling mudah untuk mengurangi dampak radiasi ponsel adalah menggunakan perangkat yang tidak langsung ke ponsel seperti hands free atau bluetooth.

Cara ini menjauhkan pemancar sinyal dari otak di kepala, namun tidak bisa mencegah risiko impotensi selama masih dikantongi di celana. Perangkat bebas genggam nirkabel, misalnya bluetooth juga masih memancarkan radiasinya sendiri meski lebih sedikit.

2. Manfaatkan layanan pesan singkat (SMS)Radiasi yang dipancarkan saat berkirim pesan singkat lebih sedikit dibandingkan saat menerima atau melakukan panggilan suara. Selain itu, posisi ponsel saat berkirim pesan berada lebih jauh dari kepala dibandingkan saat telepon.

3. Jangan simpan ponsel di bawah bantalMeski sedang tidak digunakan, ponsel dalam posisi stand by (tetap menyala) masih memancarkan radiasi agar selalu terhubung dengan jaringannya. Meletakkan ponsel di bawah bantal saat tidur akan mendekatkannya dengan kepala sehingga otak akan terpapar radiasi sepanjang malam.

4. Jangan simpan ponsel di kantong baju atau celanaOtak bukan satu-satunya organ tubuh manusia yang terpengaruh oleh radiasi ponsel. Penelitian membuktikan, radiasi bisa mempengaruhi kualitas sperma pria dan meningkatkan risiko kanker payudarapada wanita. Untuk mengurangi risiko tersebut, ada baiknya ponsel disimpan di tas kecil yang bisa dijinjng ke mana-mana.

5. Gunakan casing (tutup) antiradiasiBerbagai produk untuk mengurangi radiasi ponsel banyak ditawarkan di pasaran, mulai dari stiker antiradiasi hingga casing khusus untuk ponsel cerdas yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.

Sumber
Share:
Read More

MENGENAL CIRI CIRI TAHI LALAT BERBAHAYA PADA TUBUH

Tahi lalat berbahaya sebenarnya adalah tumor kecil yang berwarna, terdiri dari kelompok-kelompoksel nevus, tahi lalat ini yang mengandung sel melanin, yakni sebuah pigmen khusus di kulit.
Warna tahi alat sendiri bisa bermacam-macam, ada yang ungu, coklat dan kuning namun pada umumnya tahi lalat itu memiliki warna hitam secara umum, pada dasarnya tahi lalat berasal dari jaringan pada kulit dan dipigmetasi oleh kulit itu sendiri, tahi lalat memiliki bentuk yang berfariasi
Seperti Tahi lalat besar atau tahi lalat jumbo dan ukurannya pub bisa kecil, ada pula berbentuk rata dan ada juga yang timbul alias menonjol, tahi lalar pun kada ada yang licin atau tahi lalat berambut, bahkan kadang kita jumpai tahi lalat yang bentuknya menyerupai kutil.

Selain itu, tahi alat bawaan sejak manuasia itu dilahirkan yang lebih akrab disebut dengan tanda lahir seseorang berupa tahi lalat. namun tahukan anda terkadang sebiji tahi lalat bisa saja jadi berbahaya bagi kesehatan, yaitu yang disebut kanker kulit yang berbahaya atau disebut melanoma.

CIRI-CIRI TAHI LALAT BERBAHAYA

Memang pada dasarnya tahi lalat tidaklah berbahaya, dan itu sangat kecil sekali kemungkinannya tahi lalat tersebut berubah menjadi tumor ganas. tetapi sewaktu-waktu tahi lalat yang ada pada tubuh agan-agan dapat berubah menjadi dari tahi lalat tidak berbahaya menjadi sangat berbahaya. Tahi lalat mampu berkembang secara cepat dan warnan yang dapat berubah seperti warna gelap nah bisa saja tahi lalat yang berbahaya dan hendaknya harus ditanngulangi secepat mungkin.
Salah satu Jenis tahi lalat Junction Nevus merupakan tahi lalat yang bisa kita jumpai diantara lapisan dermis dan epidermis pada kulit anda tahi lalat seperti ini merupakan jenis tahi lalat yang berpigmen dan sedikit timbul, dan memiliki resiko lebih tinggi menjadi melanoma maligna.



Kecuali tahi lalat tersebut memberi pengaruh buruk pada penampilan kita, ada baiknya dibiarkan saja. Tidak semua tahi lalat memperburuk penampilan kita, banyak orang menganggap tahi lalat di suatu titik adalah bagus, misal di dagu, dahi. Namun meskipun begitu, banyak juga orang yang demi kecantikan ingin mengeluarkan tahi lalatnya, hal ini bisa dimaklumi.

Jika tahi lalat telah diangkat atau dikeluarkan, ada baiknya jaringan-jaringan itu diteliti oleh ahli patologi. Seluruh tahi lalat harus dikeluarkan pada waktu pembedahan untuk mencegah kemungkinan sisa tahi lalat akan tumbuh menjadi kanker yang berbahaya.

Jika sebuah tahi lalat dicurigai berbahaya, maka harus dilakukan penyayatan yang lebih luas pada saat pembedahan, untuk menghilangkan kemungkinan adanya akar tahi lalat yang masih tertinggal. Semua tahi lalat yang berubah warna sebaiknya dikeluarkan. Demikian juga dengan tahi lalat yang yang berdarah atau berborok.

Pada umumnya, melanoma yang berbahaya lebih mungkin timbul pada tungkai. Tahi lalat yang selalu terganggu seperti oleh ikat pinggang yang ketat lebih besar kemungkinannya untuk mengalami perubahan dan menjadi berbahaya. Tahi lalat seperti itu harus segera dikeluarkan.

Begitu pula dengan tahi lalat yang ada rambutnya, ada kemungkinan tahi lalat seperti ini akan menjadi berbahaya. Mengenai proses pembedahan tahi lalat atau operasinya oleh dokter, Anda tidak perlu khawatir, karena hal ini terbilang aman dan tidak berbahaya, baik itu dengan pembedahan atau dibakar dengan listrik.

Dan Jadi jika Anda menjumpai jenis tahi lalat yang mencurigakan yang tumbuh pada bagian tubuh adan, ada baiknya segeralah lakukanlah langkah awal sendiri atau mendiagnosa dengan melihat dan memperhatikan warna dan bentuknya.

Apakah tahi lalat Anda tergolong kedalam tahi lalat berbahaya atau bukan.
Berikut Ciri-Cirinya

1. UKURAN TAHI LALAT BERUBAH BENTUK


Tahi Lalat Berubah Bentuk, Melonama biasanya memiliki diameter lebih besar daripada tahi lalat biasa. Biasanya diameter lebih dari seper empat inci. Sementara itu, jika Anda melihat perubahan bentuk, tekstur dan warna dari waktu ke waktu, maka segeralah konsultasikan ke dokter. Bisa jadi tahi lalat Anda telah berubah menjadi melanoma.

2. TAHI LALAT MENJADI ASIMETRIS
Jika tahi lalat Anda berbentuk asimetris atau tidak beraturan, Anda perlu waspada. Bentuknya yang tidak bulat bisa jadi peringatan dini dari melanoma.
3. PINGGIR TAHI LALAT BEGERIGI

Pinggir Tahi Lalat Begerigi Perhatikanlah kulit pada area tahi lalat yang anda miliki dan jika tahi lalat berubah bentuk menjadi bergerigi nah hal itu bisa saja menjadi tanda tanda awal melanoma, perlu kita ketahui bersama bahwa jenis tahi lalat normal dapat kita lihat dengan keadaan pinggiran yang cukup rata dan sangat halus mulus.4. PERUBAHAN WARNA TAHI LALAT

Perubahan Warna Tahi Lalat, warna bisa menjadi ciri ciri tidak sehatnya tahi lalat yang ada pada tubuh anda, seperti yang di sebutkan pada awal postingan ini bahwa tahi lalat itu yang memiliki variasi warna yang cukup banyak warna seperti kebiruan, hitam atau cokelat, hal ini bisa saja menjadi tanda tanda awal tanda kanker atau tahi lalat yang cukup berbahaya.



JENIS JENIS TAHI LALAT

Jenis jenis Tahi lalat berdasarkan urutan Abjad atau Tahi Lalat ABCD dibawah ini tambahan penjelasan mengenai jenis tahi lalat berbahaya

Tahi lalat A – Asymmetry
Tahi lalat yang bersifat kanker cenderung mempunyai bentuk yang tidak beraturan.
Tahi lalat B – Border
Tahi lalat yang bersifat kanker mempunyai batas atau pinggiran yang abnormal, yakni tepinya bergerigi.
Tahi lalat C – Colour
Tahi lalat dengan berbagai warna seperti cokelat, merah, putih, biru, dan hitam sering menandai tahi lalat yang bersifat kanker ketimbang tahi lalat dengan satu warna.
Tahi lalat D – Dimension

Masalah tahi lalat bukan hanya masalah di permukaan kulit, melainkan masalah di dalam lapisan bawah kulit. Jadi, jarang sekali yang bisa ditangani dengan pengobatan tradisional tahi lalat. Tahi lalat berasal dari jaringan kulit dan pigmetasi kulit sendiri Maka apabila terjadi keganasan itu juga awalnya dari penyakit kulit. Untuk menghindari dari penyakit kulit terutama kanker kulit yang disebabkan oleh tahi lalat.
Untuk itu utamakan kebersihan, usahakan pake topi, payung jika berada dibawah sinar matahari langsung dengan jangka yang cukup lama dan gunakanlah sunblok bagi kaum wanita yang kesehariannya berada diluar ruangan, hendaknya mengutamakan kebersihan badan yang harus Anda Jaga.
Dan Bagi anda yang merasa ragu dengan tahi lalat yang anda miliki hendaknya menghubungi pakar kesehatan atau dokter terdekat untuk penjelasan dan penanganan lebih serius guna untuk mengindari hal hal yang tidak dikehendaki.


Share:
Read More